Tol IKN Segmen 5B mencapai konstruksi 100 persen. Project Manager Hutama Karya, James Satria, menyampaikan kabar ini pada 24 Oktober 2026. Capaian ini menjadi tonggak penting bagi akses menuju Ibu Kota Nusantara, tetapi publik juga perlu memahami capaian ini secara tepat. Konstruksi 100 persen tidak berarti jalan langsung dibuka untuk umum.
Pernyataan itu penting, karena publik sering menyamakan jalan yang pekerjaannya sudah selesai dengan jalan yang sudah bisa publik lalui. Padahal, setelah konstruksi selesai, masih ada tahap serah terima dan tahap penentuan pembukaan fungsional.
Tol IKN Segmen 5B dan target serah terima Oktober 2026
Tol IKN Segmen 5B kini memasuki tahap Provisional Hand Over, atau serah terima sementara. James Satria menargetkan Provisional Hand Over pada Oktober 2026. Target ini menunjukkan proyek berada pada tahap akhir, tetapi target juga bukan jaminan bahwa serah terima pasti terjadi tepat pada bulan itu.
Provisional Hand Over adalah tahap ketika pihak pelaksana menyerahkan hasil pekerjaan secara sementara setelah konstruksi selesai, sebelum masa pemeliharaan dan serah terima akhir. Tahap ini memberi kesempatan untuk memeriksa hasil pekerjaan dan mencatat kekurangan yang masih perlu pihak pelaksana perbaiki. Kontrak proyek ini bernilai Rp2,85 triliun, dengan sumber dana APBN 2023-2026.
Tol IKN Segmen 5B: Seksi 3A-2 mencapai 91,42 persen dan pembebasan lahan 97 persen
Selain Segmen 5B, laporan juga mencatat progres proyek terkait. Seksi 3A-2 mencapai progres 91,42 persen, sedangkan rencananya 91,76 persen. Selisih 0,34 persen ini terlihat kecil, tetapi selisih ini tetap perlu perhatian, karena target dan realisasi tidak selalu bergerak sama.
Di sisi pembebasan lahan, progres mencapai 97 persen. Sisa sekitar 3 persen, atau sekitar 1,4 hektare, masih berada di exit 5A dan 5B Km 11 Balikpapan. Sisa lahan yang kecil secara persentase ini tetap penting, karena lahan di titik keluar masuk tol menentukan kelancaran akses. Satu bidang yang belum bebas bisa menghambat fungsi satu simpang, meski ruas utama sudah selesai dibangun.
Ramp 2 ditargetkan fungsional saat libur Nataru
Rencana berikutnya berkaitan dengan libur Natal dan Tahun Baru, atau Nataru. Pihak proyek menargetkan Ramp 2 fungsional saat libur Nataru, agar pengendara dari Samarinda tidak memutar lewat Gerbang Tol Manggar. Target ini menjawab keluhan perjalanan yang memutar, dan memberi gambaran manfaat langsung yang pengendara bisa rasakan.
Namun, publik juga perlu membaca target ini secara hati-hati. Fungsional saat libur hari besar biasanya berarti pengelola membuka jalan secara terbatas untuk mengurai arus, bukan pembukaan permanen dengan seluruh fasilitas lengkap. Pihak berwenang juga belum mengumumkan tanggal pembukaan fungsional. Sampai pihak berwenang mengumumkan tanggal resmi, publik sebaiknya memperlakukan setiap tanggal yang beredar di media sosial sebagai kabar yang belum terverifikasi, bukan sebagai jadwal resmi.
Konstruksi 100 persen tidak berarti langsung dibuka untuk umum
Publik perlu mengulang penegasan ini, karena kesalahpahaman soal ini bisa menimbulkan kekecewaan dan bahkan risiko keselamatan. Konstruksi 100 persen berarti pekerjaan pembangunan utama sudah selesai. Namun, pihak berwenang baru bisa membuka jalan tol untuk umum setelah serah terima, pemeriksaan, dan keputusan pembukaan dari pihak yang berwenang.
Pengendara yang nekat masuk ke ruas yang belum dibuka tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan diri sendiri dan pekerja yang masih berada di lapangan. Selama masa serah terima, masih ada kemungkinan pekerjaan perbaikan, pemasangan rambu, dan pengujian fasilitas.
Apa yang ditunggu dari Tol IKN Segmen 5B
Tol IKN Segmen 5B kini menunggu tiga kepastian. Pertama, apakah Provisional Hand Over benar-benar terjadi pada Oktober 2026 sesuai target James Satria. Kedua, apakah sisa pembebasan lahan sekitar 1,4 hektare di exit 5A dan 5B Km 11 Balikpapan selesai tepat waktu. Ketiga, kapan pihak berwenang mengumumkan tanggal pembukaan fungsional Ramp 2 secara resmi untuk libur Nataru.
Ketiga kepastian itu akan menentukan apakah pengendara bisa merasakan manfaat jalan ini pada akhir tahun, atau masih harus menunggu lebih lama. Sampai kepastian itu datang, pernyataan yang paling akurat adalah sebagai berikut. Tol IKN Segmen 5B sudah rampung secara konstruksi, James Satria menargetkan serah terima pada Oktober 2026, tetapi pihak berwenang belum membuka jalan untuk umum dan belum mengumumkan tanggal pembukaan fungsional.
Sumber Berita : Hutama Karya











