Titik Api Kaltim Menurun, Wagub Seno Aji Sebut Sisa Asap Berasal dari Provinsi Tetangga

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengklaim jumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya telah menurun signifikan. Meski begitu, kabut asap yang menyelimuti Kaltim selama empat bulan terakhir belum tuntas karena asap impor provinsi tetangga Kaltim masih memengaruhi wilayah ini.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan hal itu usai rapat koordinasi penanganan karhutla di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (20/10/2026).

asap impor provinsi tetangga Kaltim

“Kalimantan Timur sudah menurun banyak, tapi asap ini berasal dari provinsi lain,” ujar Seno.

Pemprov Tetap Sisir Sisa Titik Api di Tengah Asap Impor Provinsi Tetangga Kaltim

Meski menyebut asap kiriman sebagai faktor, Seno menegaskan Pemprov Kaltim bersama BNPB terus menyisir dan memadamkan sisa titik api di dalam daerah agar tidak menyala kembali. Ia juga membantah tudingan bahwa pemerintah daerah pasif menghadapi krisis asap ini.

Baca Juga :  Gubernur Kaltim Optimistis Pembangunan IKN Akan Melesat

“Kita tidak bisa hanya menyalahkan provinsi lain. Kita harus memastikan bahwa setiap titik asap dan titik api yang ada di Kalimantan Timur ini bisa padam dan tidak menyala lagi,” tegasnya.

Pemprov Siapkan Pos Layanan Oksigen

Sebagai antisipasi dampak kesehatan, khususnya lonjakan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Pemprov Kaltim berencana membangun Pos Rumah Layanan Oksigen. Pemprov Kaltim merancang fasilitas darurat ini menyerupai puskesmas kecil, melengkapinya dengan tabung oksigen dan perawat, serta mengelolanya bersama BPBD dan dinas kesehatan kabupaten/kota.

“Bentuknya ya semacam puskesmas kecil begitu, kemudian ada oksigennya dan ada perawatnya,” kata Seno.

Meski demikian, Pemprov belum memerinci jumlah lokasi, wilayah sasaran, maupun waktu pasti pengoperasian pos layanan oksigen tersebut.

Baca Juga :  Kandang Ayam Modern, Bumdes Klempang Sari Siap Produksi Ayam Pedaging

Dinas Kesehatan Kaltim mencatat akumulasi kasus ISPA di 10 kabupaten/kota mencapai 327.160 kasus hingga 18 Oktober 2026. Dinas mencatat bahwa tidak seluruh angka kumulatif ini merupakan dampak langsung kabut asap.

Dengan demikian, penurunan titik api di Kaltim merupakan hasil penyisiran dan pemadaman yang Pemprov lakukan bersama BNPB agar sisa titik api tidak menyala kembali. Selain itu, asap impor provinsi tetangga Kaltim masih memengaruhi wilayah ini setelah empat bulan kabut asap menyelimuti Kaltim. Untuk mengantisipasi lonjakan ISPA, Pemprov menyiapkan Pos Rumah Layanan Oksigen yang melengkapi puskesmas kecil dengan tabung oksigen dan perawat. Sementara itu, akumulasi kasus ISPA di 10 kabupaten/kota mencapai 327.160 kasus hingga 18 Oktober 2026.

Sumber Berita : radarbontang.com, radarkaltim.co, seputarfakta.com

Berita Terkait

Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Viral Diduga Dorong Mahasiswa, Polda Kaltim Dalami Dugaan Pelanggaran
BNPB: 454,25 Hektare Karhutla Padam, 570,08 Hektare Masih Ditangani di 6 Provinsi
Asap Selimuti IKN, Istana Garuda Tampak Samar, Water Bombing Dikerahkan
Asap Karhutla Ganggu 390 Penerbangan di Kalimantan dalam Sepekan, Kalteng Terparah
Dinkes Kaltim: Kenaikan ISPA Imbas Asap Belum Signifikan, Warga Diminta Pakai Masker
Kasus ISPA di Kaltim Tembus 9.499, Ratusan Ribu Masker Dibagikan ke Warga
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Tembus 9 Ribu Jiwa akibat Kabut Asap Karhutla
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kawasan Inti IKN, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Titik Api Kaltim Menurun, Wagub Seno Aji Sebut Sisa Asap Berasal dari Provinsi Tetangga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Viral Diduga Dorong Mahasiswa, Polda Kaltim Dalami Dugaan Pelanggaran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

BNPB: 454,25 Hektare Karhutla Padam, 570,08 Hektare Masih Ditangani di 6 Provinsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Asap Selimuti IKN, Istana Garuda Tampak Samar, Water Bombing Dikerahkan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Asap Karhutla Ganggu 390 Penerbangan di Kalimantan dalam Sepekan, Kalteng Terparah

Berita Terbaru

Helicopter of water bombing, was helping them to watered peat soils. Often, watered the flame.

Kalimantan Timur

Asap Selimuti IKN, Istana Garuda Tampak Samar, Water Bombing Dikerahkan

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:00 WIB