Dampak Intrusi Air Laut di Samarinda, IPA Bantuas Hentikan Sementara Produksi Air Bersih

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA — Fenomena intrusi air laut di Samarinda berimbas pada terganggunya pasokan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantuas terpaksa menghentikan proses produksi dan distribusi air bersih secara sementara akibat kualitas air baku pada titik pengambilan terinfeksi kadar garam yang tinggi.

Penghentian operasional diambil oleh Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda setelah pemeriksaan laboratorium mengonfirmasi tingkat salinitas atau kandungan klorida pada sumber air baku telah melampaui ambang batas toleransi pengolahan air bersih. Pengolahan air tidak memungkinkan untuk dipaksakan karena air yang dihasilkan tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi serta berisiko merusak sistem perpipaan dan mesin instalasi.

Baca Juga :  Pemkot Samarinda Siapkan Sistem Digital Untuk Hak Lapak Pasar Pagi

Kebijakan penghentian sementara tersebut berdampak langsung pada penghentian aliran air bersih ke pemukiman pelanggan di wilayah Bantuas dan kawasan sekitarnya. Pihak pengelola menyampaikan bahwa penutupan aliran ini merupakan prosedur keselamatan standar demi memastikan kualitas air yang diterima masyarakat tetap terjamin sesuai regulasi kesehatan.

Petugas teknis dari Perumdam Tirta Kencana terus melakukan pengujian kadar salinitas secara berkala pada titik intake sungai. Operasional IPA Bantuas dijadwalkan akan langsung berproduksi kembali secara normal segera setelah tingkat keasinan air baku menyusut dan kembali berada dalam batas aman pengolahan.

Baca Juga :  DPR Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan RI–Turki, Kemhan Perkuat Diplomasi Strategis

Untuk mengantisipasi krisis air bersih selama masa penanganan, pihak pengelola menyiagakan armada truk tangki guna mendistribusikan air bersih secara darurat ke wilayah yang terdampak paling signifikan. Pelanggan diimbau untuk menghemat penggunaan persediaan air yang ada serta berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat apabila membutuhkan pengiriman bantuan air tangki hingga operasional instalasi kembali pulih.

Berita Terkait

Polisi Amankan Dua Pria Terkait Kasus Pengemudi Ojol Ditodong Airsoft Gun di Samarinda
Menhan Sjafrie: Jepang Kirim Helikopter untuk Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla Indonesia
Lewat “suara”, REI SARAH Ungkap Sisi Rapuh tentang Kesepian dan Rasa Tidak Cukup
Cari Peluang Bisnis Skincare? Kenali Program Kemitraan Distributor Herbala
Malam Pascagempa di Nagekeo, TNI Ajak Warga Trauma Healing lewat Layar Tancap
Tengah Malam Menhan Sjafrie Datangi Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Duka Cita Presiden
Momen Menhan Terbang Bersama Logistik Bantuan, Langsung Menuju NTT Usai Upacara HUT RI
Kadispenal: Kegiatan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dengan AL China Hanya Passing Exercise
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:32 WIB

Dampak Intrusi Air Laut di Samarinda, IPA Bantuas Hentikan Sementara Produksi Air Bersih

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Polisi Amankan Dua Pria Terkait Kasus Pengemudi Ojol Ditodong Airsoft Gun di Samarinda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Menhan Sjafrie: Jepang Kirim Helikopter untuk Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Lewat “suara”, REI SARAH Ungkap Sisi Rapuh tentang Kesepian dan Rasa Tidak Cukup

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Malam Pascagempa di Nagekeo, TNI Ajak Warga Trauma Healing lewat Layar Tancap

Berita Terbaru