Polisi Amankan Dua Pria Terkait Kasus Pengemudi Ojol Ditodong Airsoft Gun di Samarinda

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA — Perselisihan akibat saling membunyikan klakson di jalan raya berujung pada aksi pengemudi ojol ditodong airsoft gun di kawasan Gang Mosi, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda, pada Minggu (30/8).

Peristiwa yang menimpa pengemudi ojek online bernama Yuliansyah ini sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Kurang dari dua jam setelah menerima laporan dan memeriksa rekaman CCTV, jajaran Polsek Samarinda Kota bersama Tim URC Polresta Samarinda berhasil mengamankan dua pria berinisial RS dan MA.

Kapolsek Samarinda Kota, AKP Amiruddin, menjelaskan bahwa insiden bermula saat kendaraan pelaku dan korban berpapasan di persimpangan gang. Pelaku RS yang membonceng MA merasa tersinggung karena menganggap jalannya terhalang, lalu makin emosi ketika korban membalas dengan membunyikan klakson serta melambaikan tangan.

Baca Juga :  Bos Perusahaan Tambang ditahan Akibat Penyalahgunaan Izin Lahan Negara

RS kemudian memutar balik kendaraannya dan mengejar korban yang saat itu sedang membawa dua penumpang. Setelah berhasil mendekat, pelaku menendang sepeda motor korban hingga terhenti, lalu mengeluarkan benda menyerupai senjata api dari pinggangnya untuk mengancam korban.

Baca Juga :  Pemkot Samarinda Siapkan Sistem Digital Untuk Hak Lapak Pasar Pagi

Setelah mengamankan kedua pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu pucuk airsoft gun tipe Glock 19, sepeda motor Honda Stylo, serta helm yang digunakan saat kejadian. Polisi memastikan bahwa senjata yang digunakan pelaku bukanlah senjata api rakitan maupun organik, melainkan airsoft gun.

Meski kedua pelaku telah ditangkap, kasus ini berakhir secara damai melalui pendekatan restorative justice. Setelah dimediasi di Mapolsek Samarinda Kota, korban memutuskan untuk tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum dan sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Berita Terkait

Bos Perusahaan Tambang ditahan Akibat Penyalahgunaan Izin Lahan Negara
Pemkot Samarinda Siapkan Sistem Digital Untuk Hak Lapak Pasar Pagi
Pesta Ekstasi Gagal, Pengedar Muda di Sambutan Diciduk Polisi
NTP Naik, Petani Kaltim Nikmati Kenaikan Daya Beli
Terungkap! Fakta di Balik Kebakaran BIGmall Samarinda: Tenant yang Terbakar & Evaluasi Sistem Proteksi Mal
Penemuan Mengejutkan: Totebag Berisi Jasad Bayi Gegerkan Warga Sangatta Utara
Kaltim Pacu Pembentukan 400 Koperasi Merah Putih, Ditarget Rampung sebelum 12 Juli 2025
Samarinda Bergerak: Dinkes Libatkan OPD Tekan Angka Stunting
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Polisi Amankan Dua Pria Terkait Kasus Pengemudi Ojol Ditodong Airsoft Gun di Samarinda

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:31 WIB

Bos Perusahaan Tambang ditahan Akibat Penyalahgunaan Izin Lahan Negara

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemkot Samarinda Siapkan Sistem Digital Untuk Hak Lapak Pasar Pagi

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:02 WIB

Pesta Ekstasi Gagal, Pengedar Muda di Sambutan Diciduk Polisi

Selasa, 17 Juni 2025 - 14:34 WIB

NTP Naik, Petani Kaltim Nikmati Kenaikan Daya Beli

Berita Terbaru