Menhan Sjafrie: Jepang Kirim Helikopter untuk Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla Indonesia

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa Jepang akan memberikan bantuan kepada Indonesia dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan tersebut menjadi bagian dari kerja sama bilateral di bidang pertahanan sekaligus dukungan kemanusiaan dalam menghadapi bencana.

Sjafrie mengatakan bantuan diberikan melalui kerja sama antara Kementerian Pertahanan Indonesia dan Jepang. Dukungan Jepang mencakup pengerahan pesawat untuk membantu operasi penanganan kebakaran hutan di Indonesia.

“Untuk diketahui bahwa kami juga dalam kerja sama pertahanan dari negara-negara sahabat, juga kami menerima bantuan dari negara sahabat, Jepang, yang memberikan bantuan bilateral antara kedua Kementerian Pertahanan dalam bentuk mengirim pesawat untuk mengatasi kebakaran hutan di wilayah kita,” kata Sjafrie seusai rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menurut Sjafrie, keterlibatan negara sahabat menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan negara, tetapi juga dapat diwujudkan melalui bantuan dalam menghadapi bencana dan persoalan kemanusiaan.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

“Ini saya kira adalah wujud daripada kerja sama antara Kementerian Pertahanan dari berbagai negara sahabat,” ujarnya.

Dalam penanganan karhutla, Sjafrie menegaskan Kementerian Pertahanan dan TNI telah mengerahkan kemampuan yang dimiliki untuk membantu mengendalikan kebakaran.

“Kementerian Pertahanan dan TNI sudah mengimplementasikan semua kemampuan dan kekuatan dalam rangka mengatasi kebakaran hutan,” kata Sjafrie.

Ia juga mengajak berbagai pihak, termasuk para pengusaha yang memiliki kegiatan di kawasan hutan, untuk ikut bergotong royong dalam mitigasi kebakaran.

“Khususnya kita mengajak kerja sama dan gotong royong kepada semua pengusaha hutan yang ada di wilayah nasional untuk ikut serta bergotong royong dalam rangka memitigasi kebakaran hutan yang sedang berkembang ini,” ujarnya.

Pemadaman Karhutla Indonesia

Jepang Kerahkan Tiga Helikopter CH-47

Berdasarkan keterangan yang dimuat dalam pemberitaan tersebut, Jepang akan mengerahkan tiga helikopter angkut CH-47 milik Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF) untuk membantu operasi pemadaman karhutla di Indonesia.

Sekitar 600 personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) disebut akan terlibat dalam misi bantuan tersebut. Tiga helikopter dan personel direncanakan diberangkatkan menuju Indonesia menggunakan kapal angkut Kunisaki milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang.

Baca Juga :  Satkomhan Dikaitkan dengan Sjafrie, Padahal Kontrak Berlangsung pada 2015–2016

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menyatakan negaranya akan melakukan berbagai upaya untuk membantu Indonesia mencegah meluasnya dampak kerusakan akibat kebakaran hutan.

Misi tersebut memiliki arti tersendiri karena disebut menjadi pertama kalinya SDF menjalankan operasi bantuan semacam ini di luar Jepang.

Keputusan pengerahan bantuan juga berlangsung beberapa hari setelah Menteri Pertahanan Indonesia, Jepang, dan Australia menggelar pertemuan trilateral pertama pada 26 Agustus 2026.

Bantuan Jepang sekaligus memperlihatkan dimensi lain hubungan pertahanan Indonesia dengan negara sahabat: kemampuan militer dan kerja sama pertahanan dapat digunakan untuk merespons kebutuhan kemanusiaan serta membantu masyarakat ketika menghadapi bencana.

Bagi Indonesia, dukungan tersebut menambah kekuatan operasi yang telah dilakukan pemerintah, Kemhan dan TNI dalam menghadapi karhutla, sekaligus memperkuat semangat gotong royong nasional dan kerja sama internasional dalam penanganan bencana.

Berita Terkait

Dinkes Kaltim: Kenaikan ISPA Imbas Asap Belum Signifikan, Warga Diminta Pakai Masker
Kasus ISPA di Kaltim Tembus 9.499, Ratusan Ribu Masker Dibagikan ke Warga
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Tembus 9 Ribu Jiwa akibat Kabut Asap Karhutla
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kawasan Inti IKN, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat
Strategi Tegas Oditurat Militer Balikpapan dan Kejati Kaltim Tutup Celah Hukum Penanganan Perkara Koneksitas
Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Ini Makna Setiap Detailnya
Kasus Kekerasan Anak di Balikpapan Naik 5 Persen, Anak Perempuan Dominan Jadi Korban
Dari Jepang untuk Indonesia: Menhan Sjafrie Apresiasi 361 Personel yang Turun Bantu Atasi Karhutla
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Dinkes Kaltim: Kenaikan ISPA Imbas Asap Belum Signifikan, Warga Diminta Pakai Masker

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Tembus 9.499, Ratusan Ribu Masker Dibagikan ke Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Tembus 9 Ribu Jiwa akibat Kabut Asap Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kawasan Inti IKN, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Strategi Tegas Oditurat Militer Balikpapan dan Kejati Kaltim Tutup Celah Hukum Penanganan Perkara Koneksitas

Berita Terbaru

Kalimantan Timur

Kasus ISPA di Kaltim Tembus 9.499, Ratusan Ribu Masker Dibagikan ke Warga

Senin, 19 Okt 2026 - 11:45 WIB

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. BPBD Kaltim mencatat 8.559,61 hektare lahan terbakar hingga 12 Oktober 2026. (Foto: Wikimedia Commons)

Kalimantan Timur

Karhutla Kaltim Memburuk, 8.559 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:00 WIB