Gangguan Distribusi BBM di Sumut Diatasi Lewat Sinergi Pertamina, TNI, dan Polri

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah memberikan penjelasan terkait keterlibatan prajurit TNI sebagai pengemudi sementara truk tangki bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina di Sumatera Utara. Langkah tersebut diambil untuk memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan lancar di tengah kendala operasional yang terjadi.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa penugasan personel TNI dilakukan sebagai solusi sementara agar proses penyaluran BBM tidak terhambat dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Yang terpenting adalah memastikan seluruh proses distribusi berjalan tanpa gangguan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga :  Ini Modus Penipuan Jemaah Haji yang Marak Terjadi di Makkah

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjelaskan bahwa antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Medan bukan disebabkan oleh kelangkaan stok BBM. Menurutnya, persoalan utama berasal dari terganggunya proses distribusi akibat pemberhentian massal para pengemudi mobil tangki BBM.

Distribusi BBM

Akibat kondisi tersebut, sejumlah truk tangki tidak dapat beroperasi untuk mengirimkan pasokan BBM dari terminal penyimpanan menuju SPBU. Meski demikian, Bobby memastikan ketersediaan stok BBM di Sumatera Utara tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkoordinasi dengan Pertamina, TNI, dan Polri. Hasil koordinasi memutuskan bahwa personel TNI dan Polri akan membantu sebagai pengemudi sementara sekaligus mengawal proses distribusi hingga perekrutan sopir baru selesai dilakukan.

Baca Juga :  Penertiban Truk ODOL Harus Tegas dan Adil

Bobby menegaskan bahwa kebijakan tersebut bersifat sementara dan bertujuan mempercepat normalisasi distribusi BBM sehingga antrean di SPBU dapat segera terurai.

Selain membantu mengemudikan mobil tangki, personel TNI dan Polri juga bertugas mengamankan proses penyaluran BBM dari terminal penyimpanan hingga SPBU. Langkah ini diharapkan memastikan distribusi berlangsung aman, lancar, dan pasokan BBM tetap tersedia bagi masyarakat selama masa transisi.

Berita Terkait

Sinergi TNI–Pertamina Amankan Distribusi BBM, Antrean SPBU di Sumut Berangsur Normal
Manjakan Pecinta Gaya, Deliwafa Hadirkan One Stop Shopping Fashion Terlengkap di Jaksel
BREAKING NEWS! Di Tengah Polemik, Satgas PKH Tegaskan Misi Selamatkan Aset Negara Tetap Berjalan
Mas Ghif Luncurkan Asisten Digital Cyvernix id Untuk Efisiensi Dan Kemudahan Kerja Anda
Bos Perusahaan Tambang ditahan Akibat Penyalahgunaan Izin Lahan Negara
Pemkot Samarinda Siapkan Sistem Digital Untuk Hak Lapak Pasar Pagi
33 Ribu Pecandu, Tak Ada Daerah yang Steril Narkoba di Kaltim
Balikpapan Terdepan dalam Investasi Asing Kaltim Triwulan I 2025
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:22 WIB

Gangguan Distribusi BBM di Sumut Diatasi Lewat Sinergi Pertamina, TNI, dan Polri

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:57 WIB

Sinergi TNI–Pertamina Amankan Distribusi BBM, Antrean SPBU di Sumut Berangsur Normal

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:58 WIB

Manjakan Pecinta Gaya, Deliwafa Hadirkan One Stop Shopping Fashion Terlengkap di Jaksel

Senin, 13 Juli 2026 - 17:45 WIB

BREAKING NEWS! Di Tengah Polemik, Satgas PKH Tegaskan Misi Selamatkan Aset Negara Tetap Berjalan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:48 WIB

Mas Ghif Luncurkan Asisten Digital Cyvernix id Untuk Efisiensi Dan Kemudahan Kerja Anda

Berita Terbaru