BALIKPAPAN — Penurunan kapasitas produksi air bersih menyebabkan sekitar 38 ribu pelanggan PTMB di Balikpapan terdampak. Pengurangan pasokan ini terjadi akibat menyusutnya debit air baku pada sumber intake utama yang dikelola Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).
Kondisi tersebut memaksa pihak pengelola menyesuaikan dan mengurangi volume pengolahan air di sejumlah instalasi pengolahan air (IPA). Imbasnya, distribusi air menuju pemukiman warga di beberapa titik wilayah Balikpapan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian aliran secara berkala.
Sebagai langkah antisipasi, PTMB menerapkan skema penggiliran distribusi air ke wilayah yang terdampak. Pihak pengelola juga menyiagakan armada truk tangki untuk mendistribusikan bantuan air bersih darurat, khususnya bagi pemukiman warga yang berada di kawasan dataran tinggi maupun ujung jaringan pipa.
Masyarakat mengimbau para pelanggan untuk menghemat penggunaan air persediaan serta menampung air saat aliran sedang mengalir. Pihak PTMB terus melakukan pemantauan debit air baku di lapangan dan berupaya menormalkan kembali pasokan air setelah kondisi sumber air baku membaik.











