SANGATTA – Kebakaran pabrik sawit Kutai Timur melanda pabrik kelapa sawit milik PT Nusaraya Agro Sawit (NUSA) pada Minggu (18/10/2026) malam. NUSA merupakan anak usaha emiten PT Palma Serasih Tbk (PSGO). Pabrik itu berada di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Perseroan melaporkan peristiwa itu melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PSGO Astrida Niovita Bachtiar memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pabrik yang terbakar memiliki kapasitas olah sekitar 90 ton per jam.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh saat ini, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Astrida dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/10/2026).
Penyebab dan Kerugian Kebakaran Pabrik Sawit Kutai Timur Masih Ditelusuri
Manajemen PSGO menyatakan masih berkoordinasi dengan tim di lapangan. Tim menelusuri kronologi dan penyebab kebakaran. Tim juga mengidentifikasi tingkat kerusakan fasilitas. Karena proses itu masih berlangsung, perseroan belum dapat menyampaikan estimasi kerugian finansial. Perseroan juga belum dapat menyampaikan jangka waktu pemulihan pabrik.
Operasional Perkebunan Tetap Normal
Meski satu pabrik terbakar, PSGO memastikan kegiatan operasional perkebunan NUSA tetap berjalan normal. Perseroan melakukan penyesuaian dengan mengoptimalkan kapasitas pengolahan di pabrik kelapa sawit milik anak usaha lainnya. Dengan langkah itu, NUSA tetap dapat mengolah tandan buah segar dari kebunnya.
“Perseroan memastikan kegiatan operasional perkebunan NUSA tetap berjalan normal dengan melakukan langkah-langkah penyesuaian sehingga kejadian ini tidak berdampak material terhadap kinerja perseroan,” kata Astrida.
Kebakaran ini terjadi hanya beberapa hari setelah BEI meminta penjelasan kepada PSGO. BEI meminta penjelasan mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan terhadap perseroan. Manajemen menyatakan akan menangani kejadian ini secara bertanggung jawab. Manajemen mengutamakan keselamatan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Dengan demikian, kebakaran pabrik sawit Kutai Timur melanda pabrik NUSA yang berkapasitas olah 90 ton per jam pada Minggu malam. PSGO memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hingga kini, manajemen masih menelusuri penyebab kebakaran dan menghitung tingkat kerusakan fasilitas. Karena itu, perseroan belum menyampaikan estimasi kerugian finansial maupun jangka waktu pemulihan pabrik. Meski begitu, operasional perkebunan NUSA di Kutai Timur tetap berjalan normal karena PSGO mengoptimalkan pabrik anak usaha lainnya.
Sumber Berita : fortuneidn.com, IDX Channel, sawitindonesia.com











